January 10, 2007

Yang Tergadaikan

 
Ucapan syukur tak hentinya kami naikan pada Yang Kuasa, karna kasihNya, kami boleh menjalankan segala kegiatan kami. Hari ini, kami harus mengambil keputusan mengenai rencana usaha kami.

Awal tahun 2007, kami merencanakan untuk mulai berdagang pada bulan Maret/April, tapi kenyataannya lain, saat ini kami sudah mulai menerima order dari kerabat terdekat, sekecil apapun itu, pastinya diperlukan modal.

Kami memutar otak bagaimana caranya mendapatkan modal. Henry berinisiatif untuk meminjam pada kakaknya, tapi Debby memilih untuk menggunakan aset sendiri, tapi aset apa yang kami miliki? satu-satunya hanya cincin pernikahan kami.

Dengan berat hati, tapi yakin, pagi ini Henry menggadaikan cincin pernikahan kami, melangkah dengan doa, agar kami mampu menebus kembali cincin itu suatu hari nanti.

No comments: