skip to main |
skip to sidebar
Hari minggu ada sodara bawain kue, eh, enak banget, kebetulan emang kedoyanan nih, ngobrol-ngobrol, malah jadi kepikiran mo jual kue sekalian. Sodara juga stuju, dia yang bikin, kami yang jualin, sambil jalan aja, jual pakaian sambil nawarin kue.... kayaknya seru juga.
Please welcome...
Lapis Legit & Bika Ambon Medan
hehehe
Hari sabtu biasanya dipake untuk beres-beres dirumah, masak, trus istirahat, tapi sabtu ini lain,
karna rencananya mau digunakan untuk melakukan kunjungan ke
beberapa tempat.
Start jam 8.30 dari rumah, saya harus mampir ke kantor sebentar,
untungnya rumah dekat
dengan kantor, jadi ngga perlu waktu lama untuk kesana. Dari kantor, jam 9.30 berdua
dengan suami boncengan menuju PGMTA. pingin beli beberapa item pesanan tetangga.
Keliling-keliling, dah dapat item-item yang dicari, kami putuskan untuk mampir ke Toko sepatu
Pak Hidayat, trus sempat ngobrol-ngobrol dengan kakaknya Pak Hidayat mengenai bisnis sepatu.
Ternyata diluar hujan besar, sedih deh, tadi diparkiran nggak nitipin jaket dan helm ke penitipan, pasti basah deh.
Sambil duduk menunggu hujan reda, jadi teringat, jumat malam yang lalu, saya nungguin suami pulang sambil bingung karna sudah jam 9 koq belum sampai juga, rupanya lagi ngurus dagangan juga, bersyukur sekali punya suami yang nggak pernah pesimis dengan rencana-rencana bisnis yang dijalani sekarang, buktinya hari ini juga dia mau ikut nganter belanja.
Selesai hujan, kami keluar, looo koq helm & jaketnya nggak ada semua?... ooo puji Tuhan karna mas tukang parkirnya baik banget, helm dan jaket-jaket yang ngga dititip diangkat waktu hujan tadi. Ternyata di jakarta masih ada tolong menolong juga loo.. ngga semuanya egois.
Nah...keluar dari situ, kita rencananya mau ke tokonya Pak Hadi nih, di Rawa Bebek - Bekasi, tapi perut dah laper, jadi kami cari makan dulu. Sudah kenyang baru jalan lagi menuju Bekasi.
Huaaa jauh booo, tenteng belanjaan aja berat, ditambah hujan, trus jauuh... pegel banget nih. Tapi syukurlah, setelah tanya sana sini sampai juga akhirnya di Radisha Distro milik Pak Hadi dan Ibu Ami (yang kata Pak Hadi di emailnya adalah staff nya hehehe)
Nunggu sebentar datang juga Bu Ami bawa Selimut Jepang yang pertama kali saya lihat di blog nya Pak Hadi. Ngobrol-ngobrol tentang selimut, ngalor ngidul dari daster sampai ke gamis dll. Masih sempet mampir ke rumah Pak Hadi untuk lihat jenis-jenis selimut Jepang tadi,
memang bagus banget looo dan kalau dibandingkan dengan harganya,
mutunya jauh diatas harganya.
Kami juga berkesempatan bertemu langsung dengan Pak Hadi yang selama beberapa hari ini cuma saya kenal lewat blog nya dan email. Cerita-cerita pengalaman kami memulai usaha dagang yang jauh dari kategori bisnis. Pak Hadi juga mengundang kami ke acara komunitas TDA, tapi sayang, kami ngga bisa hadir, mudah-mudahan lain kali ya Pak.
Dari situ kami langsung pulang, untuk istirahat sebentar, karna malamnya kami harus berkeliling mengambil barang dagangan yang kami titip di beberapa teman di Lenteng Agung dan Depok.
Capek juga sih, tapi puas karna sudah ada perubahan pola kegiatan kami di hari Sabtu.
Ucapan syukur tak hentinya kami naikan pada Yang Kuasa, karna kasihNya, kami boleh menjalankan segala kegiatan kami. Hari ini, kami harus mengambil keputusan mengenai rencana usaha kami.
Awal tahun 2007, kami merencanakan untuk mulai berdagang pada bulan Maret/April, tapi kenyataannya lain, saat ini kami sudah mulai menerima order dari kerabat terdekat, sekecil apapun itu, pastinya diperlukan modal.
Kami memutar otak bagaimana caranya mendapatkan modal. Henry berinisiatif untuk meminjam pada kakaknya, tapi Debby memilih untuk menggunakan aset sendiri, tapi aset apa yang kami miliki? satu-satunya hanya cincin pernikahan kami.
Dengan berat hati, tapi yakin, pagi ini Henry menggadaikan cincin pernikahan kami, melangkah dengan doa, agar kami mampu menebus kembali cincin itu suatu hari nanti.
Sejak awal January 2007, keinginan yang paling besar adalah memiliki usaha
sampingan, tapi masih belum ketemu idenya, cari-cari di internet dan ketemu beberapa blog yang isinya berguna banget buat orang-orang seperti saya ini, bisa dianggap mentor juga isi blog mereka, contohnya Pak Hadi dan Pak Ronny, isi blog mereka banyak yang membuka mata dan pikiran saya dalam memilih usaha yang akan dijalankan.
Dalam Blog nya, mereka juga melampirkan beberapa contoh kawan-kawan yang sudah mulai menjalankan usaha sendiri, mereka juga tergabung dalam komunitas TDA, walaupun saya belum bergabung dalam komunitas tersebut, tetapi terus terang, saya merasa banyak mendapat bimbingan dan pencerahan.
Minggu ke 2 January sudah mulai menjual beberapa produk teman, sabtu besok rencananya mau ke Tanah Abang, sekalian mampir ke toko nya Pak Hadi